Fungsi SUM
Fungsi Sum digunakan untuk melakukan penjumlahan sekumpulan data pada suatu
range. Bentuk penulisannya : = SUM(number1, number2, ……)
Contoh : = SUM(3,4,7) Tekan Enter atau =SUM(A1:A10)
Fungsi MAX
Fungsi Max digunakan untuk mencari nilai tertinggi dari sekumpulan data (range).
Bentuk penulisannya adalah : =MAX(number1,number2,……)
Contoh : =MAX(14,25,21) Tekan Enter atau =MAX(A1:A10)
Fungsi MIN
Fungsi Min digunakan untuk mencari nilai terendah dari sekumpulan data (range).
Bentuk penulisannya adalah : =MIN(number1, number2,……)
Contoh : =MIN(40,5,2) Tekan Enter atau =MIN(A1:A10)
Fungsi COUNT
Fungsi Count digunakan untuk menghitung jumlah data dari suatu range yang dipilih.
Bentuk penulisannya adalah : =COUNT(value1, value2,…..)
Contoh : =COUNT(2,2,2,2,2,2,2) Tekan Enter atau =COUNT(A1:A10)
Fungsi AVERAGE
Fungsi Average digunakan untuk menghitung nilai-nilai rata-rata. Bentuk penulisannya
adalah : =AVERAGE(number1, number2,…)
Contoh : =AVERAGE(10,5) Tekan Enter atau =AVERAGE(A1:A10)
Fungsi ROUND
Fungsi Round digunakan untuk membulatkan bilangan ke digit tertentu. Bentuk
penulisannya adalah : =ROUND(number,num_digits)
Contoh : =ROUND(123.4567,1) Tekan Enter atau =ROUND(A1,2)
Fungsi SQRT
Fungsi Sqrt digunakan untuk menghasilkan suatu nilai akar kwadrat dari suatu bilangan.
Bentuk penulisannya adalah : =SQRT(number)
Contoh : =SQRT(9) Tekan Enter atau =SQRT(A1)
FUNGSI LOGIKA
Fungsi Logika merupakan sebuah fungsi yang digunakan untuk menguji suatu kondisi dengan menggunakan syarat tertentu. Pada Microsoft Office Excel, penulisan rumus fungsi logika diawali dengan =IF.
Fungsi logika memerlukan beberapa operator, di antaranya :
= (sama dengan)
< (lebih kecil dari)
> (lebih besar dari)
<= (lebih kecil sama dengan)
>= (lebih besar sama dengan)
<> (tidak sama dengan)
Berikut ini adalah beberapa jenis fungsi logika yang ada pada Microsoft Office Excel :
FUNGSI LOGIKA TUNGGAL
Untuk memecahkan fungsi logika yang hanya mempunyai 2 kemungkinan jawaban benar. Contoh : benar – salah, laki-laki – perempuan, dll
Format penulisan :
=IF(Logical_test, value if true, value if false)
Contoh kasus :
Jika isi sel A1 adalah L, maka tercetak “laki-laki”, jika tidak akan tercetak “Perempuan”
Penyelesaian :
=IF(A1=”L”,”Laki-laki”,”Perempuan”)
FUNGSI LOGIKA MAJEMUK / BERTUMPUK
Untuk memecahkan fungsi logika yang memiliki lebih dari 2 kemungkinan jawaban benar.
Format penulisan :
=IF(Logical_test1, value if true1, IF(Logical_test2,value if true2,value if false))
Contoh kasus :
Jika isi sel A1 adalah A, maka jabatan adalah “Manager”, jika B maka jabatan adalah “Supervisor”, Jika C maka jabatan adalah “Marketing”, selain itu diberi tanda “-“
Penyelesaian :
=IF(A1=”A”,”Manager”,IF(A1=”B”,”Supervisor”,IF(A1=”C”,”Marketing”,”-“)))
FUNGSI LOGIKA AND
Fungsi logika yang memiliki 2 syarat, dan kedua syarat tersebut harus dipenuhi agar bernilai benar
Format penulisan :
=IF(AND(Logical_test1, Logical_test2),value if true, value if false)
Contoh kasus :
Jika usia (A1) di atas 17 dan status (B1) Menikah, maka tercetak mendapat tunjangan 500000, jika tidak akan tercetak akan mendapat tunjangan 100000
Penyelesaian :
=IF(AND(A1>17,B1=”Menikah”),500000,100000)
FUNGSI LOGIKA OR
Fungsi logika yang memiliki 2 syarat, dan salah satu syarat tersebut harus dipenuhi agar bernilai benar.
Format penulisan :
=IF(OR(Logical_test1, Logical_test2),value if true, value if false)
Contoh kasus :
Jika usia (A1) di atas 17 atau status (B1) Menikah, maka tercetak mendapat tunjangan 500000, jika tidak akan tercetak akan mendapat tunjangan 100000
Penyelesaian :
=IF(OR(A1>17,B1=”Menikah”),500000,100000)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar